Nama pedangdut Lesti Kejora dicatut akun palsu di TikTok dan WhatsApp. Data pribadi korban dikeruk penipu untuk pengajuan pinjol hingga rugi ratusan juta! π¨
Modus kejahatan siber yang memanfaatkan popularitas figur publik kembali memakan korban. Penyanyi berusia 26 tahun, Lesti Kejora, mendadak harus turun tangan memperingatkan masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh akun-akun bodong yang mengatasnamakan dirinya di platform TikTok dan WhatsApp.
Kuasa hukum Lesti Kejora, Sadrakh Seskoadi, membongkar siasat licik para pelaku. Mereka sengaja membuat akun TikTok tiruan yang sangat rapi menggunakan nama, foto profil, dan video-video kegiatan istri Rizky Billar tersebut demi memancing kepercayaan fans.
Setelah korban masuk perangkap dan merasa dekat secara emosional, pelaku langsung mengarahkan komunikasi ke nomor WhatsApp yang sengaja dicantumkan di bio akun palsu tersebut.
βSetelah data tersebut dikumpulkan oleh para penipu ini, kemudian mereka menggunakan data itu salah satunya untuk pinjol. Kerugian cukup bervariasi dari puluhan hingga ratusan juta rupiah,β ungkap Sadrakh Seskoadi saat memberikan keterangan media hari ini, Senin (1/6/2026).
Modus Emosional: Berkedok Jual Merchandise hingga Iming-Iming Cuan ποΈπΈ
Berdasarkan keterangan tim hukum, ada beberapa taktik psikologis yang digunakan pelaku saat menjerat korban di WhatsApp, antara lain:
-
Menyamar Jadi Lesti Langsung: Pelaku mengetik pesan seolah-olah mereka adalah Lesti asli yang sedang menyapa fans setianya secara privat.
-
Jualan Merchandise Palsu: Menawarkan produk atau atribut eksklusif yang diklaim resmi dari manajemen Lesti Kejora.
-
Iming-Iming Keuntungan Finansial: Menjanjikan hadiah uang tunai atau investasi bodong berkedok bagi-bagi rezeki (giveaway).
Ujung-ujungnya, pelaku akan meminta data pribadi korban (seperti foto KTP, nomor rekening, atau data sensitif lainnya) dengan berbagai alasan teknis. Begitu data di tangan, para penipu langsung menggunakannya untuk mencairkan dana di aplikasi pinjaman online (pinjol) tanpa sepengetahuan korban!
Asatu Insight: Analisis ‘Parasocial Relationship Scam’ Versi asatunews.buzz βπ§
Kenapa fans begitu mudah tertipu hingga mengalami kerugian ratusan juta? Tim Admin punya analisis tajamnya:
-
Eksploitasi Hubungan Parasosial: Fans fanatik sering kali merasa memiliki ikatan batin yang kuat dengan idolanya (hubungan parasosial). Ketika ada akun yang mendekati mereka secara privat, logika mereka sering kali lumpuh karena rasa senang yang luar biasa luar biasa disapa oleh “sang idola”, sehingga dengan mudah menyerahkan data pribadi.
-
Celah Keamanan Verifikasi Data Pinjol: Kasus ini memperlihatkan betapa lemahnya sistem verifikasi beberapa aplikasi pinjol di Indonesia, yang terkadang hanya butuh modal foto KTP dan swafoto untuk mencairkan dana. Ini menjadi ladang basah bagi para komplotan penipu siber.
-
Pentingnya Edukasi ‘Centang Biru’: Kasus ini menjadi alarm keras bagi netizen, terutama emak-emak dan remaja di TikTok, untuk selalu memeriksa centang biru (verified badge) pada akun artis. Jika sebuah akun tidak memiliki centang biru dan malah mengarahkan transaksi ke nomor WhatsApp pribadi, fiks 100% itu adalah penipuan!
Vibe Check: π Gg Duh, jahat banget ya para penipu ini, memanfaatkan ketulusan fans buat cari keuntungan haram! Yuk, mulai sekarang kita harus lebih selektif dan ekstra hati-hati dalam menjaga data pribadi kita di internet. Jangan pernah kasih foto KTP ke siapa pun ya, Bestie!
Gimana tanggapan kalian soal kasus yang menimpa Lesti ini? Yuk, saling mengingatkan di kolom komentar bawah! Source
