Intip wawancara eksklusif Dua Lipa soal parfum YSL Libre Berry Crush, tips kecantikan saat traveling, hingga rekomendasi buku klubnya. Simak selengkapnya di sini! πβ¨
Memasuki usia 30 tahun di tahun 2026, Dua Lipa semakin mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai bintang pop, tapi juga ikon gaya hidup dunia. Baru-baru ini, sang diva berbagi cerita mengenai keterlibatannya dalam kampanye terbaru YSL Beauty Libre Berry Crush yang bener-bener mencerminkan energinya yang bebas dan berani.
Dikutip dari Byrdie, parfum terbaru ini digambarkan sebagai wewangian fruity floral dengan sentuhan raspberry, coconut, orange blossom, dan lavender. Dua mengaku sangat terobsesi dengan aromanya yang terasa “juicy” dan manis namun tetap elegan.
Style & Beauty Tips ala Sang Diva ππββοΈ
Dua Lipa nggak pelit berbagi tips buat kalian yang pengen tampil effortless tapi tetap slay. Kalau disuruh milih baju yang cocok dengan parfum barunya, Dua menyarankan perpaduan oversized blazer yang maskulin dengan silk slip dress yang seksi.
Soal urusan wajah, Dua punya satu tips anti-gagal saat traveling:
“Jangan skip rutinitas normalmu. Meski lagi di jalan, penting banget buat tetap konsisten, selalu hapus makeup di malam hari, dan rawat kulitmu dengan baik,” pesannya.
Ia juga mengaku sangat menyukai perawatan deep facial massage untuk menjaga elastisitas kulit di tengah jadwalnya yang padat, mulai dari syuting kampanye hingga urusan awards circuit.
Sisi Lain: Si Kutu Buku yang Independen ππ¦
Gak cuma soal fisik, Dua Lipa juga membuktikan kalau dia punya isi kepala yang keren. Melalui klub bukunya, bulan ini dia merekomendasikan buku Bad Feminist karya Roxane Gay. Baginya, membaca adalah cara terbaik untuk mendapatkan inspirasi bulanan.
Sebagai seorang berzodiak Leo, Dua menyebut sifat independen adalah karakter terkuatnya. Hal ini terlihat dari kegemarannya mengoleksi barang-barang fashion archival yang ikonik dan sulit direplikasiβmenunjukkan selera seninya yang tinggi dan mandiri.
Asatu Insight: Analisis ‘The Lipa Effect’ Versi asatunews.buzz βπ§
Kenapa setiap langkah Dua Lipa di tahun 2026 ini selalu jadi tren? Tim Admin punya analisis tajamnya:
-
Personalisasi Brand yang Kuat: Kolaborasi Dua dengan YSL bukan cuma soal kontrak. Aroma Berry Crush yang “juicy” tapi bold sangat selaras dengan persona Dua yang mandiri. Konsumen tahun 2026 lebih suka produk yang terasa “asli” dipakai oleh idolanya, bukan sekadar tempelan iklan.
-
Tren ‘Intellectual Pop Star’: Dengan mempromosikan klub buku dan literatur seperti Bad Feminist, Dua Lipa sedang menggeser stigma bintang pop. Dia menunjukkan bahwa beauty dan brain harus jalan berbarengan, yang mana ini sangat laku di kalangan Gen Z dan Millennial yang mencari panutan lebih “berisi”.
-
Konsistensi adalah Kunci: Tips kecantikan Dua soal “jangan skip rutinitas” terdengar klise, tapi itulah rahasia kulit glowing di tengah polusi dan jadwal padat. Ini menekankan bahwa perawatan mendasar jauh lebih penting daripada produk instan yang mahal.
-
Fashion Archival sebagai Investasi: Kegemaran Dua mencari barang vintage/archival adalah sinyal bahwa tren fast fashion mulai ditinggalkan. Orang-orang kini lebih menghargai sejarah dan keunikan sebuah pakaian, dan Dua Lipa adalah lokomotif utama dari pergerakan ini.
Vibe Check: ππ Kalian tim yang setuju kalau oversized blazer + slip dress itu kombinasi maut, atau punya gaya sendiri buat nemenin parfum aroma buah? Dan siapa nih yang langsung pengen ikutan baca buku rekomendasi Dua Lipa? Spill di kolom komentar, Bestie!


