Taeyong NCT resmi comeback pasca wamil lewat album studio solo pertama ‘WYLD’ hari ini (18/5). Simak bocoran lagu utama bergenre campuran hip-hop & hyperpop! π₯
Penantian panjang dua tahun akhirnya terbayar lunas. Taeyong kembali dengan evolusi artistik yang bener-bener matang. Berbicara beberapa jam sebelum perilisan globalnya, Taeyong blak-blakan soal transformasi psikologisnya dari seorang idol yang dilatih ketat menjadi seorang produser mandiri yang bebas menentukan arah musiknya sendiri.
Apa Sih Arti di Balik Nama ‘WYLD’? π§ β‘
Kalau kamu mengira itu cuma plesetan kata Wild biasa, kamu salah besar, Bestie! Taeyong membocorkan kalau “WYLD” adalah sebuah akronim dari Wild (Liar), Yell (Berteriak), Loud (Lantang), dan Dance (Menari).
“Lama banget aku bergulat dengan cara memproyeksikan diriku sebagai artis. ‘WYLD’ adalah jawaban dari gesekan batin itu. Ini adalah pelepasan energi paling jujur dan tanpa filter yang selama ini aku sekat di dalam diriku,” ungkap Taeyong dengan penuh percaya diri.
Proses ‘Siksa Diri’ dan Buang Lagu Tanpa Ampun βοΈποΈ
Menjadi penulis sekaligus produser tunggal untuk album debut studio tentu bukan perkara mudah. Taeyong mengaku sempat berdiskusi panjang dengan agensinya (SM Entertainment) agar album ini bisa menjadi cerminan murni dirinya sebagai artis independen.
Menariknya, masa-masa wamil ternyata bikin insting bermusik Taeyong makin tajam dan “kejam”. Dia punya arsip lagu yang banyak banget, tapi kalau ada lagu yang dirasa nggak sesuai dengan emosinya saat ini, langsung dia buang tanpa ampun!
Jika dulu dia butuh waktu berhari-hari dan puluhan kali revisi untuk menyelesaikan satu lagu, sekarang dia cuma butuh 2-3 kali revisi saja. Definisi makin tua makin efisien ya!
Climax Maut: Tabrakan Hip-Hop dan Hyperpop! π€π₯
Lagu utama di album ini dibangun di atas ritme hip-hop yang agresif dan tekstur eksperimental. Taeyong sengaja memilih jalur ini karena butuh “kendaraan” yang bisa langsung meledakkan energi yang terpendam selama dua tahun terakhir.
Bagi pencinta koreografi avant-garde khas Taeyong, siap-siap dibikin jantungan! Taeyong membocorkan bahwa puncak koreografinya ada di verse ketiga, di mana musiknya tiba-tiba bergeser ekstrem ke genre hyperpop. Koreografi dan aransemen musiknya sengaja didesain untuk tabrakan di satu titik puncak demi memberikan efek kebebasan emosional yang magis.
Asatu Insight: Analisis ‘The Leader’s Evolution’ Versi asatunews.buzz βπ§
Kenapa album “WYLD” milik Taeyong ini wajib masuk playlist kamu sekarang juga? Ini analisis tajamnya:
Efek Pasca-Wamil yang Matang: Banyak idol yang kehilangan arah setelah wamil, tapi Taeyong justru memanfaatkan dua tahun tersebut untuk studi banding pada karyanya sendiri. Hasilnya adalah musik yang lebih presisi secara struktural dan lirik yang jauh lebih dewasa.
Kemandirian Mutlak di SM Entertainment: Jarang ada artis di bawah SM yang diberikan kebebasan penuh menjadi produser tunggal untuk album studio pertama mereka. Ini membuktikan bahwa posisi tawar Taeyong sebagai pencipta lagu sudah diakui di level tertinggi korporasi.
Taruhan Genre Hyperpop: Memasukkan unsur hyperpop di lagu utama hip-hop adalah langkah yang sangat berani. Taeyong tidak mencari pasar yang “aman”, melainkan menantang telinga pendengar mainstream untuk masuk ke dalam ruang imersif miliknya.
Vibe Check: ππ Gimana NCTzen, sudah dengerin lagu utamanya belum? Bagian hyperpop di verse ketiga bikin kalian merinding nggak? Spill lagu favorit kamu dari album WYLD di kolom komentar, Bestie!
