Totalitas Tanpa Batas! Shaloom Razade ‘Siksa Diri’ Belajar Bahasa Belanda Demi Peran Isabella di Film Horor ‘The Bell’ πŸ””πŸ©Έ

Shaloom Razade totalitas di film horor ‘The Bell: Panggilan untuk Mati’. Inisiatif tambah dialog bahasa Belanda demi perankan aktivis keturunan Belitung-Belanda. Tayang 7 Mei! πŸ””

Shaloom Razade kembali menunjukkan taringnya di layar lebar. Kali ini, lewat film horor garapan sutradara Jay Sukmo berjudul β€œThe Bell: Panggilan untuk Mati”, Shaloom memerankan karakter Isabella, seorang aktivis vokal keturunan Belitung-Belanda.

Dikutip dari Antara News, Shaloom mengaku karakter ini sangat kuat dan berbeda dari peran-peran sebelumnya. Saking pengennya karakter Isabella terlihat otentik, Shaloom secara inisiatif mengusulkan penambahan dialog bahasa Belanda, padahal di naskah aslinya nggak ada, lho!

“Aku mengidekan kenapa enggak di sini Isabella berbahasa Belanda juga… Menyusahkan diri aku sendiri tapi tidak apa-apa karena menurut aku itu suatu yang penting sih untuk karakter,” curhat Shaloom saat berkunjung ke Jakarta, Rabu. Wah, bener-bener inisiatif yang patut diacungi jempol ya, Bestie!

Teror ‘Penebok’: Hantu Tanpa Kepala dari Belitung πŸ’€πŸ”΄

Film ini nggak cuma soal drama bahasa, tapi juga soal mitos lokal yang bikin bulu kuduk merinding. The Bell mengangkat legenda Penebok, sosok hantu tanpa kepala bergaun merah yang menghantui Pulau Belitung.

Ceritanya bermula ketika sekelompok YouTuber nekat mencuri lonceng keramat demi konten. Alhasil, Penebok yang sudah terkurung ratusan tahun pun lepas dan mulai memburu kepala siapa pun yang mendengar denting loncengnya. Hiii, kebayang nggak sih dikejar hantu tanpa kepala pas lagi liburan?

Sambil Takut, Sambil Cuci Mata! 🏝️✨

Meski horornya mencekam, Shaloom menjanjikan penonton bakal dimanjakan dengan panorama indah Pulau Belitung. Dia punya misi mulia supaya pariwisata Belitung makin naik lagi lewat film ini. “Ingat ya, dijaga jangan buang sampah sembarangan,” pesan Shaloom buat para calon wisatawan.

Asatu Insight: Analisis ‘Horor Culture’ Versi asatunews.buzz β˜•πŸ§

Kenapa The Bell wajib masuk watchlist kamu di bulan Mei nanti? Tim Admin punya analisis tajamnya:

  1. Elevated Horror dengan Unsur Budaya: Penggunaan mitos lokal seperti “Penebok” menunjukkan tren film horor Indonesia yang makin berani menggali kekayaan cerita daerah. Ini bukan sekadar jumpscare, tapi juga soal melestarikan urban legend.

  2. Karakter yang ‘Deep’: Inisiatif Shaloom menambahkan bahasa Belanda menunjukkan pergeseran kualitas aktris muda kita. Mereka nggak cuma mau terlihat cantik di kamera, tapi mau mendalami latar belakang sejarah karakter (backstory) secara detail.

  3. Promosi Pariwisata via Sinema: Menggabungkan horor dengan keindahan alam adalah strategi cerdas. Penonton bakal ngerasain sensasi love-hate relationship sama Belitung: takut sama hantunya, tapi pengen dateng karena pantainya cantik banget!

  4. Keresahan YouTuber demi Konten: Premis ini sangat relate dengan fenomena zaman sekarang. Film ini jadi pengingat keras kalau nggak semua hal di dunia ini bisa dijadikan konten, apalagi kalau sudah menyangkut hal mistis dan sejarah keramat.

Vibe Check: πŸ‘‡πŸ”” Gimana, Bestie? Siap dengerin denting lonceng maut dari Penebok tanggal 7 Mei nanti? Dan menurut kalian, kerenan mana: Shaloom jadi aktivis atau jadi hantu? Spill pendapat kamu di kolom komentar!

 

Endang Suherman
Endang Suhermanhttps://asatunews.buzz
"Hi, Bestie! πŸ‘‹βœ¨ Kenalin, aku Admin Asatunews.buzz yang bakal jadi teman setia kamu buat spill tren hiburan paling slay se-jagad raya. 🌐 Dari update drakor yang bikin overthinking sampe OOTD artis yang gak ada obat, aku kurasi semuanya khusus buat kamu. Stay tuned, stay trendy, and let's talk about everything pop-culture! πŸΏπŸ’–"

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BOX OFFICE HISTORIC
NEW K-HORROR KING

SALMOKJI PECAHKAN REKOR 23 TAHUN: REBUTA TAHTA HOROR TERLARIS SEPANJANG MASA!

Redaksi asatunews.buzz mengulas keberhasilan epik Kim Hye-yoon menembus 3,17 juta penonton lewat teror supranatural Waduk Yesan.

TOTAL ADMISSIONS 3.17 MILLION
PREVIOUS RECORD 3.14M (2003)
BACA SINOPSIS LENGKAP

Latest

Dari Oscar ke Kebun Jamur! Ahn Hyo-seop Jadi Petani Ganteng di Drakor ‘Sold Out on You’, Siap ‘Healing’ Bareng Kim Bum! πŸŒŸπŸ‘¨β€πŸŒΎ

Ahn Hyo-seop comeback! Dari panggung Oscar langsung jadi petani jamur di drakor rom-com 'Sold Out on You'. Simak kolaborasinya bareng Kim Bum & jadwal...

Visual turned Vocalist! Yuna ITZY Resmi Debut Solo Lewat ‘Ice Cream’, Siap Tunjukkan Sisi Dewasa Setelah 7 Tahun Karier 🍦✨

Yuna ITZY resmi debut solo lewat album Ice Cream! Simak perjalanan karier sang visual ikon setelah 7 tahun dan dukungan manis dari member ITZY....

Woo Do-hwan ‘Siksa’ Diri Demi Bloodhounds 2: Naik 13 Kg, Telan Obat Pereda Otot, Sampai Leher Terkunci Habis Berantem! πŸ₯ŠπŸ”₯

Woo Do-hwan bongkar rahasia syuting Bloodhounds Season 2! Naik berat badan 13kg, konsumsi obat pereda otot, hingga ambisi bawa Bloodhounds jadi saga abadi. πŸ₯ŠπŸ”₯ Menjadi...

Kulit Khas Indonesia Banget! Ini 4 Palet Warna Outfit Maut Buat Tim ‘Warm Undertone’ Biar Auto Glowing dan Kelihatan Mahal! πŸ‘—βœ¨

Bingung pilih warna baju? Ini 4 rekomendasi warna outfit terbaik untuk pemilik kulit warm undertone khas Indonesia agar wajah cerah dan glowing alami! πŸ‘— Memilih...

Danur: The Last Chapter ‘Menggila’ di Lebaran 2026! OTW 500 Ribu Penonton, Film Lain Ketinggalan Jauh? πŸΏπŸ‘»

Update Box Office Lebaran 2026! Danur: The Last Chapter tak terbendung dengan 388 ribu penonton. Simak performa Suzzanna & film lainnya di sini! 🍿πŸ”₯ Lebaran...